Pramoedya dan Kenangan Pulau Buru

Buku yang diterbitkan oleh penerbit Cermin ini disusun oleh Indonesianis bernama Rudolf Mrazek, mengisahkan tentang sedikit kehidupan Pramoedya Ananta Toer masa lalu dan kehidupannya semasa di Pulau Buru.

Riwayatnya ditutrkan dari surat dan catatan-catatannya.

Mengisahkan tentang perjalanan ke pulau Buru dengan kapal tua, Syahrir, kenangan kepada Belanda. Menuliskan pengalaman personal Pram dengan ibunya. Pengalaman ketika tinggal di Belanda dan perceraian dengan istrinya

Beberapa catatanya menggambarkan kekaguman terhadap Belanda, misalnya pada halaman 21:

“Belanda memungkinkanku melihat kecantikan sebuah masyarakat yang terorganisir, bagaimana jasa setiap orang dihargai berdasarkan prestasinya…”

menyalakan semangatnya sehingga selanjutnya dia menulis

“…Aku tidak bisa lagi bekerja seperti sebelumnya. Aku tidak bisa lagi menjadi seorang penulis kacangan..”

Buku ini memotret pula perjalanan karir Pramoedya mulai dari bersekolah demi cita-cita menjadi ahli radio sampai pudarnya minat dalam bidang elektronika tersebut.

Buku ini menyertakan endnotes yang cukup lengkap dan cermat. Bagus untuk lebih memahami seorang Pram.