Malam musim kemarau di Yogya yang dingin menyapa para pengunjung 3 kettle cafe Dalijo, alias angkring dalijo. Disebut 3 kettle cafe oleh para mahasiswa yang sering nongkrong di situ. Bertempat di pojokan kampus menjadikannya langganan para mahasiswa bokek di akhir bulan. Serignkali obrolan kecil berkembang mejadi diskusi cukup seru.
Seperti malam itu ada Gundono, Bento dan Lik Dalijo tentu saja!

G : Adem yo …
B : He eh. mas dab! Tapi hari ini seneng juga, naskahku di ACC!
G : Weh bener? wah selamad ya. Tapi kok malah ngungun..?
B : Iya, tapi masih nunggu sidang juga trus agak was-was dengan masa depan
G : wah, iya juga sih, status turun dari mahasiswa jadi S.Si
B : weh apa itu?
G : (s)arjana (s)ulit (i)dup, bwahaha…
B : Oalah bleketepe!!
B : bener juga tapi. Belum langsung kerja, idup juga agak repot kalo lulus. kondisi negara kok ndak makin baik ya.

dalijo menyela, “Mas e, minum apa?”

B : teh jahe anget kang!
G :Mbalik lagi ke pasca lulus ben, emang bener kok sangu dari kuliah itu kadang ga cukup untuk di dunia kerja. Perlu upgrade skill
B : Yoi, di era sekarang ini IT skill kayak e mutlak dimiliki oleh para lulusan. Tapi yo itu kursus e dan harga buku-buku mahal-mahal. Lagian aku habis ini pulang daerah.
G : Iyo, bener. Tapi kan bisa lewat e-learn.

Dalijo yang ndak mudheng menyela…
D : Lho mas-mas iki, sudah lulus kok malah ngiler tuh piye to? Monggo teh jahe-nya

G : Oalah kang bukan iler, tapi e-learn. Coro enggris kang. Artinya sinau jarak jauh.

D : woh lha, belajar jarak jauh? tenaga dalam ya mas? tenaga prana?? wah apik-apik, saya seneng yang beginian.

G : bende mataram tenan sampeyan ini kang! Bukan itu, tapi belajar lewat internet!
(bento ngakak ngakak)
D : Nginternet toh?woalah kaya yang di toko depan itu to!

Gundono dan Bento mesam mesem miris dengan keluguan Dalijo yang menunjukkan pemerataan memang belum hadir di negeri ini, termasuk informasi.

B : Eh gun, sedikit mengoreksi. Kalo tidak salah e-learning itu tidak cuma lewat internet tapi mencakup pemanfaatan komputer dalam menunjang peningkatan kualitas pembelajaran kubacakan ya dari hasil googling ku, termasuk di dalamnya penggunaan mobile technologies seperti PDA dan MP3 players. Juga berbasis web dan hypermedia, multimedia CD-ROM atau web sites, forum diskusi, perangkat lunak kolaboratif, e-mail, blogs, wikis, computer aided assessment, animasi pendidkan, simulasi, permainan, perangkat lunak manajemen pembelajaran, electronic voting systems, dan lain-lain. Juga dapat berupa kombinasi dari penggunaan media yang berbeda itu katanya pak Thomas Toth, 2003.

B : Ya itu dunia ini memang sedang berlari kencang…
G : Dengan adanya internet, terjadilah ledakan informasi , betul kata Alvin Toffler, kita ini sedang memasuki Gelombang ketiga, Third wave. Setelah sebelumnya Revolusi Pertanian dan Industri.

B : Iya, kita musti berpikir global, tidak bisa di dalam kotak terus.

(bersambung)