Film terakhir yang kutonton ini memiliki tema unik. Ceritanya ada sebuah dunia mikro dalam setitik debu. Dalam film in disebut small speck of dust. Film yang didistribusikan oleh 20th century fox ini merupakan produksi dari Blue Sky Studio. Ide ceritanya adalah pertemuan dua dunia. Dunia dalam perspektif normal kita dengan dunia makhluk mikro yang disebut Who-Ville. Kestabilan dan kedamaian dunia Who-vile yang ternyata hanyalah setitik debu di atas sebuah kuntum bunga terusik ketika ada biji sebuah pohon yang membentur bunga tempat debu who-ville berdiam. Benturan tersebut melepaskan dunia Who dari kuntum bunga dan titik debu itu pun terbawa oleh angin. Terus melayang melewati pepohonan dan sungai sampai ke hutan para satwa. Kebetulan ada seekor gajah bernama Horton yang sedang mandi. Tak sengaja, ketika debu itu melewatinya terdengar suara yang sangat kecil ke telinga Horton si gajah. Horton yang memiliki imajinasi tinggi berpikir, “oh pasti ada makhluk kecil d atas debu itu yang minta tolong”. Akhirnya ia berusaha menyelamatkan debu itu dari air. Akhirnya terjadi kontak antara Horton dan walikota. Di sini terjadi dialog cukup menarik, menyentak kesadaran walikota bahwa dunia Who yang mapan dan cukup luas untuk mereka diami ternyata hanyalah setitik debu di dunia yang lebih besar lagi.
Sebuah kisah dengan narasi besar tentang jagat raya dibawakan dalam fabel yang ringan untuk dicerna anak-anak. Dongeng filosofis!!!.

Nice quotes :

I feel the diplomatic process is beginning to break down.
I am elephant. Elephant never forget. It’s a curse really.
But person is a person no matter how small.
That horton is a menace he has the kids using their imagination.