Semuanya berawal dari Nihon Go Noryoku Shiken…

    (loh, apa hubungannya antara tilang dan ujian bahasa Jepang?)

    Yup ada hubungannya, mari simak lebih lanjut… Hari minggu yang cerah 5 Desember itu selepas ujian JLPT (yang gw ga yakin pass ato ga) niat pulang lewat jalanyang beda (berangkat via Rasuna said), akhirnya lewat senayan.

    Everything was ok until I pass the Senen junction. Biasanya lancar jaya lewat underpass terus naik fly over galur. But that day lagi sial, udah ada SILUP di atas jembatan. Udah pede karena surat-surat lengkap. Tapiii….ternyata bukan pemeriksaan biasa, ini adalah jebakan buat para pelanggar jalur fly over yang ternyata [karena kurangcermatnyadirikuinimembacarambu] adalah forbidden buat 2 wheelers.

    Intinya, tertilanglah aku… dan SIM disita dan dapat surat merah dan harus datang ke pengadilan.

    Kejengkelan-kejengkelan akhirnya berdatangan dalam urusan persidangan ini… dan di antaranya adalah :

    1. No telp informasi di surat tilang tidak bisa dihubungi
    2. Proses persidangan yang “njelehi” khas birokrasi Indonesia… (prosedurnya bisa dibaca di bawah)

    Proses persidangan …

    • Cari alamat PN Jakarta Pusat : alamatnya di Jalan Gadjahmada, dari Monas ke utara arah ke kebon jeruk.

    Ijin ke atasan, damn sidang kok dijadwal di hari jumat yang jelas2 pendek. Naik motor meluncurlah aku ke lokasi. Sempat kelewatan, sampai ke gedung Arsip (baru tau lokasinya di situ-kapan2main ah-).

    Sampai di PN, masya Alloh kok buanyak banget parkiran pengunjungnya… (bisa kelar jam berapa nih?).

    Calo-calo sudah mulai menawarkan jasa mulai dari parkiran… tapi ragu juga, kuatir malah surat tilangnya ketlisut.

    Akhirnya masuk ke gedung, ada penunjuk arah ke lantai 3 tempat sidang SIM. Hoooraiiit…menguatkan hati siap-siap mengantri.

    • Cari prosedur sidang

    Biar tidak salah langkah, maksud hati mencari-cari papan penunjuk informasi flowchart/diagram sidang (halah). Ternyata tidak ada!! Khas lembaga negri!! Sial…akhirnya mengikuti arus massa saja…

    1. Menyerahkan surat tilang, dan ditukar dengan nomor urut…. What the heck! dapat no 769. Yang benar saja kawan??

    • Sidang
    • Bayar
    • Ambil Tiket
    Iklan