Sudah mau prajab tapi baru nulis ini, ga papa lah untuk dokumentasi.

Yah beginilah ceritanya…

Hidup sedikit berubah setelah keluar dari kantor sebelumnya.
Hampir setahun menjalani “kehidupan malam” di media dengan segala hal baru. Cukup menarik, bisa menjelajah tempat-tempat eksklusif, dan orang-orang baru. Sempat mewawancara Dubes Katori, Menteri UKM dan top level management Japanese company. Tapi sungguh rasanya capek dan kurang waktu untuk keluarga.

Tahun ini seperti biasa ada pembukaan CPNS. Demi meraih tiket keluar dari tempat ini, aku mendaftar. Ada pemprov DKI dan BPPT yang berhasil kudaftar. Untuk BPPT sendiri sebenarnya sudah 2 tahun ini memantau adanya lowongan, namun baru sekarang cukup berani untuk mencoba mendaftar. Sedangkan pemprov DKI karena pertimbangan bisa commuting dari rumah naik KRL. Sayang, tidak bisa mengikuti tahapan testnya karena tgl 8 oct masih di Bali dalam rangkaian APEC.

Test CAT
Hingga kemudian keluarlah pengumuman tes BPPT dan dipanggil. Singkat cerita test diadakan pada tgl 18 di gedung BPPT Thamrin (sebelahan doang dengan kantor). Parahnya, malam sebelumnya masih begadang beresin artikel edisi education fair JASSO. Esoknya harus bangun jam 6, mengejar kereta. Masih setengah melayang naik kereta jam 6.30. Berdesakan dengan jiwa-jiwa pejuang ibukota. Pasrah, entah telat atau tidak yang penting jangan kalah sebelum mencoba.

Tes dilaksanakan langsung dengan metode computerized, langsung mengerjakan di komputer.
Tak disangka, aku berhasil mencetak skor 373. Cukup tinggi, bahkan #3 di batch hari itu. Dan masih menunggu kelanjutannya.

Pengumuman
Cukup lama pengumuman lolos tes tahap pertama. Karena kantor tetanggaan,sempat main ke sebelah (haha) dan nanya langsung ke staf bppt (Bp Titis). Katanya prosesnya lama di BKN.
Akhirnya diumumkan juga tgl 29 Nov. Alhamdulillah lanjut ke tahap selanjutnya… Dapat peringkat 7 teknik mesin.
Detailnya menyusul.
Dan baru 6 desember diumumkan detailnya. Ternyata tes masih ada psikotes dan wawancara 19-20 Dec dan lokasinya dipindah ke Serpong. Duh,
Cukup gentar..apalagi istri lg hamil…
Tapi tetap, Ganbatte!

21-12-2013
Pasca tes lanjutan BPPT.
Tgl 19 tes psikologi
Tgl 20 wawancara
Berhubung 2 hari, jadi agak bingung. Maka rencana pun dibuat, nginep di Jakarta jadi pilihan logis daripada berangkat dari rumah.

Tgl 18, pulang cukup malam dari Menara Thamrin, naik ojek langganan kali ini bukan ke Gondangdia tapi ke Jalan Jaksa. Belum ada persiapan, malahan belum selesai mengisi form Lembar Kehidupan (LK). Malam hari jalan mencari penginapan. Sudah penuh!. Kehidupan malam terasa sekali di sini. Para bule mengobrol di kafe-kafe ditemani bir bintang. *Sempat tergoda* halahh

Lalu cari hotel lagi, ada satu tapi mahal.Rp 200-300?Phehh! Akhirnya ditunjuki security, masuk gang sedikit. Nemu lah Bloem Stein Hostel. Pas lewat dipanggil, mas mau nginep? Akhirnya masuk dan bertanya, berapa? Yang masih tinggal AC, Rp 150 ribu. Paling murah 70-an, cuma pake kipas angin. Tapi kemudian ownernya bilang, saya kasih Rp 130 ribu deh. Akhirnya nginep di sini. Baru sadar kemudian tidak bawa handuk. Keluyuran deh ke minimarket terdekat cari handuk kecil, air mineral dan makanan untuk esok hari.

bloembloem steen

Pendeknya, dua malam pun dilewatkan di Bloem Steen Hostel ini. Baru setelah browsing kemudian baru saya ketahui kalo penginepan ini pernah jadi tempat kabur mahasiswa IPB.

Wawancara

Usai hari pertama mengerjakan tes psikologi tentang kepribadian, hari kedua mengikuti jadwal wawancara. Untung sudah diberikan LK, jadi ada sedikit gambaran isi wawancara. Hari kedua lebih pagi, yakni jam 08.00 WIB.

Ditanyai macam-macam seputar TA, pekerjaan sebelumnya dan keluarga. (Dan baru kemudian tahu kalau yang mewawancara adalah Pak Direktur, 3 orang Kabid dan 2 senior).

wwcr

Menanti wawancara

Cukup lama menanti, akhirnya di penghujung tahun 2013 ini hasil wawancara diumumkan.

Alhamdulillah lolos dan ditempatkan di Kedeputian TIRBR. What was that? Panjang amat singkatannya😀

Pemberkasan!
Tahap selanjutnya setelah lolos adalah pemberkasan. Di sini harus mengumpulkan berkas2 yang diperlukan.

Semangat!!

Feb 2014 : Libur panjaaang!
Tgl 20 feb, dpt pengumuman lanjutan.
Mulai 1 Maret (padahal Sabtu!) ke Puspiptek Serpong untuk Orientasi. Panjang banget brohh prosesnyaaa..setengah tahun lebih!!

Selanjutnya mungkin akan dituliskan tentang pasca diterima di BPPT…

Alhamdulillah, bisa masuk ke BPPT. Semakin yakin, jika tidak ada kebetulan. One thing leads to another…

Ini alasannya :

1. Selama di HaloJepang! aku menulis tentang 2 orang dari BPPT; Bp Joshapat Tetuko ahli radar dari Chiba University dan Bp Widjo Kongko, ahli tsunami dari Dinamika Pantai BPPT Yogyakarta.

2. Di ujung malam, setelah hari-hari panjang di Menara Thamrin, ketika pulang aku sering menengok ke kiri atas. Di sanalah tulisan BPPT bersinar terang dari gedung tetangga. Seakan memanggil-manggil… (well, itu bawah sadar aja sih). Alhamdulillah.

3. Sering jumatan di mesjid BPPT (ya iyalah kan kantornya sebelahan *maksa)

Mungkin ke depan tak mudah, karena sebenarnya aku ini mungkin lebih cocok jadi orang praktisi/pabrikan bukan di riset. Yah BPPT mungkin lebih terapan juga sih. Tapi aku teringat dengan pesan kaisar Jepang pasca negeri Sakura dihempas gempa dan tsunami :

もっとがんばって 下さい たいへん だけど いっしょうに がんばりましょう!!

yang kira-kira artinya : tetaplah berusaha, meski sulit, mari kita berjuang bersama!

——————-
Setahun kemudian…

Akhirnya, setelah menanti…dapat juga SK PNS pada 21 Mei 2015