IT


Saya menjadi pengguna Xiaomi Redmi 1s sejak 19 November 2014. Melalui posting ini saya tak berniat me-review smartphone ini karena sudah banyak yang menuliskannya di internet. Hanya ingin berbagi pengalaman sederhana dengan ponsel pintar buatan Cina ini.

Berikut ini di antaranya :

1. Kameranya bagus! 8Mp

dengan budget 1,5 jutaan sudah bisa memperoleh kamera dengan kualitas mumpuni.

2. Shutter kamera bisa melalui voice

Cukup berdehem, bisa mengambil gambar.

3. USB OTG ready

Bisa langsung colok flashdisk, transfer file bisa lebih mudah. Nonton film bisa langsung dari flashdisk. Tidak menguras memori internal

4. Apple ready

Selain bisa terdeteksi langsung di windows 7, ponsel ini juga bisa dikenali di MacBook.

5. Komunitasnya ada dan aksesorisnya banyak

Kalau ada duit bisa belanja backcase yang mantep-mantep

6. Themes banyak

Banyak themes dan launcher yang bisa diunduh untuk mempercantik tampilan.

Demikian pengalaman sementara menggunakan siomay…

Disclaimer : postingan ini tidak disponsori oleh Xiaomi

Iklan

Setiap karyawan mungkin pernah setidaknya sekali berpikir untuk memiliki bisnis sendiri. Namun faktanya sedikit sekali yang mewujudkannya. Alasan klasik modal terbatas atau tidak memiliki pasar yang sering dikemukakakan. Masalah modal sebenarnya debatable tergantung bisnis yang akan kita jalankan. Beberapa start up business butuh modal tidak terlalu besar. Nah untuk masalah pasar tergantung kreativitas dan kemauan. Kita lihat di perempatan-perempatan lampu merah banyak yang mengail rezeki, mulai dari penjual minuman, koran sampai mainan anak. Memang sepintas menggangu, namun yang kita lihat di sana adalah kesadaran mereka melihat peluang pasar pada pertemuan dan perlintasan ribuan orang tiap hari. Mereka sadar makin banyak orang berkumpul, di situlah kemungkinan akan terjadi transaksi jual beli.

Pada era IT ini, bahkan lebih mudah untuk mendapatkan pasar bagi produk kita. Pusat keramaian telah terduplikasi di dunia maya melalui situs sosial. Berbagai jejaring sosial memungkinkan jutaan orang terhubung satu sama lain tanpa batasan geografi. Merupakan potensi besar jika kita ingat bahwa tiap ada keramaian pasti akan ada transaksi. Merujuk kepada situs statista.com, pada 2012 ini posisi Indonesia ada di nomer 4 worldwide untuk pengguna facebook! Luar biasa!.

Sedangkan untuk twitter, Indonesia memuncaki peringkat 5 di bawah Amerika, Brazil, Jepang dan Inggris.

Bahkan untuk kuantitas, Jakarta termasuk kota yang paling banyak nge-tweet. (semiocast)

Entah ini berkorelasi positif dengan kemajuan informasi ataupun hanya ke-narsis-an berlebihan dari warga Indonesia. Ini merupakan peluang besar karena ada sekitar 30 juta pengguna twitter di Indonesia. Bayangkan jika 10.000 saja bisa kita jadikan pasar potensial kita.
Socmed terutama twitter menawarkan peluang bagi usaha kecil karena kemudahannya. Karakteristik usaha kecil adalah minimnya kapital. Modal yang serba terbatas sudah tersedot ke core activity/ produksi. Alhasil dana untuk pemasaran minim. Bagaimana bisa mengharap exposure produk secara luas ke konsumen jika tidak ada pemasaran? Pada akhirnya customer menjadi terbatas dan sedikit. Twitter dan facebook yang bersifat open dan bebas membuka kesempatan promosi dengan biaya minimum, tidak terbatas wilayah geografis, dan bahkan dengan sedikit kemampuan bahasa asing bisa merambah worldwide. Produk juga bisa ditawarkan untuk siapa saja tanpa batasan kelas sosial, usia dan gender. Asalkan ada di friend list kita tentu saja. Kekuatan social media kalau boleh dirangkum sebagai berikut :

  • Biaya rendah, hanya butuh koneksi internet yang bahkan sekarang bisa diupdate dari smartphone
  • Fleksibel terhadap waktu, tidak seperti toko konvensional jualan melalui socmed bisa 2 jam. Tergantung Anda mau atau tidak
  • Global. Jangkauannya bisa ke seluruh dunia.
  • Real time dan ada interaksi dengan konsumen. Memudahkan komunikasi dua arah
  • Terbuka bagi setiap kalangan. Tidak memandang usia, kelas sosial dan umur

Nah dengan berbagai kekuatan dan potensinya, sudah siapkah memulai startup business dengan jejaring sosial? Sebelum  mulai,  beberapa tips ini mungkin perlu diperhatikan :

  1. Etika (netiquette) Pernah membuka FB dan mendapat tag iklan/ produk? Pernah timeline penuh dengan tawaran berbagai online shop? Cukup mengganggu kan? Jejaring sosial tidak beda dengan masyarakat sesungguhnya. Kita pun wajib memiliki etika dan sopan santun di dalamnya. Di FB dan twitter orang mencari pergaulan dan sosialisasi jadi kita perlu lebih elegan dalam menawarkan produk. Jadi jangan asal tag foto atau promo
  2. Konten. Usahakan jika ingin menjual produk, kita membuat page atau akun khusus untuk berbagi konten. Jadi kita tidak sekedar posting jualan tapi harus ada value lebih bagi teman atau follower kita. Misal kita ingin berjualan t-shirt motivasi di twitter, rutinkan untuk nge-tweet kata-kata hikmah dan penyemangat tiap pagi. Jika ingin berjualan spare part motor, berikan juga tips dan pengetahuan kepada follower. Jika ada yang merasakan manfaatnya tentu ia akan suka rela follow kita. Baru di sela-sela twit kita tawarkan produk kita. Jadi pertumbuhan konsumena akan terjadi secara alami dan awet. Contoh bagus ada akun kaos KDRI dan Dagadu Jogja.
  3. Interaksi. Karena sifatnya yang real time dan terbuka maka customer kita bisa koment atau reply kapan saja. Jaga komunikasi dengan baik jangan sampai pelanggan kecewa karena respon keluhan yang terlambat.
  4. Komunitas. Bergabung dengan akun atau forum jual beli akan meningkatkan peluang mendapat pelanggan baru. Misal di Jual beli Bandung anda mungkin juga bisa bergabung dengan komunitas #srudukfollow untuk memperbanyak follower.
  5. Kepercayaan. Tidak hanya di dunia nyata, jual beli online juga mutlak memerlukan kredibilitas. Untuk itu perlu kita tampilkan juga testimoni dari transaksi yang sudah berhasil. Calon pembeli tidak ragu jika sudah ada pelanggan yang puas.

Berbagai keunggulan social media tidak berarti menghindarkannya dari kekurangan. Karena sifatnya yang maya, rawan terjadi penipuan transaksi. Jika melalui Kaskus, anda bisa menggunakan rekening bersama (rekber) sebagai perantara. Jika tidak selalu minta untuk memberi ID dan nomor rekening yang jelas sehingga bisa dicek sebelumnya. Paling aman mungkin dengan sistem COD (cash on delivery), jadi 2 pihak bisa saling bertemu.

Baik, sekarang Anda sudah siap menggunakan power of social media untuk bisnis Anda. Semoga sukses!

===

Posting ini untuk mengikuti kontes blog Prasetya Mulya Business School

Facebook dan twitter,  siapa generasi kini yang tidak kenal? Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar telah menduduki peringkat atas dalam penggunaan media sosial di dunia maya. Beberapa kali bahkan trending topic worldwide twitter berasal dari negara kita. Apakah ini berarti fenomena positif bagi penyebaran internet? Tentu perlu dikaji lebih dalam.  Mari kita coba telusuri perbandingan penetrasi internet antar Negara melalui Google Publicdata…

http://www.google.co.id/publicdata

Melihat sekilas grafik di atas, persentase pengguna internet di Indonesia ternyata masih paling bawah dibanding negara Asia Tenggara lain. Jepang kita masukkan sebagai variabel pembanding negara maju. Memprihatinkan? Tentu kita musti ingat, Indonesia memiliki jumlah penduduk paling besar. Sehingga setelah kita hitung secara jumlah, pengguna internet di nusantara cukup besar. Bahkan unggul dari Thailand dan Malaysia. Apakah penggunaan internet kemudian untuk hal-hal produktif? Itulah masalah sesungguhnya. Pemanfaatan internet  sejatinya memegang peran strategis dalam peningkatan kualitas suatu bangsa bahkan stabilitas politik dan keamanan suatu negara.
Pengguna internet di Indonesia sendiri telah mencapai 55 juta orang pada 2011. Tingkat pengguna tersebut selaras dengan kenaikan kelas menengah di Indonesia. Diperkirakan sebesar 134 juta warga telah masuk kategori kelas menengah . Sesuai kategori Bank Dunia, kelas menengah adalah mereka yang menghabiskan belanja US$ 2 – 20 per hari. Artinya kebutuhan pokok sudah tercukupi dan pengeluaran untuk internet pun mulai menjadi gaya hidup.
Sekali lagi perlu ditelisiki apakah penggunaan internet dengan serta merta meningkatkan kualitas hidup mereka secara pengetahuan maupun keterampilan. Menurut suatu survey, penggunaan internet di Indonesia adalah sebagai berikut:
email 91%, social media 83%, dan untuk hobi dan hiburan sebesar 62%. Ternyata masih cukup besar yang menggunakan internet sebatas untuk pergaulan dan hiburan belaka. Pengguna twitter di Indonesia menempati peringkat ketiga world wide dan bahkan Indonesia menjadi nomor dua untuk Facebook. Tidak ada yang salah dengan sosialisasi. Namun jika internet bisa lebih diberdayakan bukankah lebih baik?
Beberapa manfaat media sosial (lebih khusus blog & twitter) yang bisa digali untuk kemajuan suatu bangsa :

  1. Informasi, sharing informasi secara cepat dan gratis bisa dilakukan melalui berbagai platform blog. Dengan semangat berbagi informasi dan menularkan pengetahuan, kini semua orang bisa mendapat hampir segala informasi di Internet. Orang tidak lagi perlu uang banyak untuk mempelajari berbagai hal. Informasi lebih mudah didapat dari blog. Mau info tentang gadget dan berbagai tips bisa buka Pusat Teknologi. Di twitter, para follower bahkan bisa langsung bertanya tips menulis pada akun resmi seorang penulis misalnya @deelestari.
  2. Ekonomi. Masih dengan platform blog gratis, kita sekarang bisa memanfaatkan untuk memajang galeri produk toko online, memajang galeri karya kita misal desain, skill dll. Ekonomi berjalan meskipun dari rumah. Bahkan 140 karakter di twitter sekarang sudah digunakan untuk menawarkan berbagai produk. Contoh : distro kaos @kdri
  3. Politik. Masih ingat dengan revolusi timur tengah? Ternyata begitu besar peran sebuah twitter dalam memicu sebuah pergerakan. Masa sekarang ini pemerintah dan media massa bukan lagi sumber utama dalam mendapatkan informasi. Masyarakat sudah bebas memilih sumber informasi. Akun media mainstream atau bahkan akun pribadi seorang politikus. Lebih baru lagi tentang pemilukada DKI yang ramai di timeline ternyata membawa efek besar bagi elektabilitas seorang cagub cawagub. Dampak positifnya berupa keterbukaan informasi, dampak negatifnya melimpahnya informasi yang tercampur sampah sehingga perlu bijak memilah dan menyaringnya.
  4. Citizen Empowerment. Masyarakat di era internet berbeda dari masyarakat konvensional. Kita lebih berdaya dan mampu berkontribusi aktif. Citizen journalism melalui internet memungkinkan kita mengetahui suatu kejadian secara cepat. Misalnya dalam suatu kasus kecelakaan, reporter dari media belum sampai lokasi, orang terdekat sudah mengunggahnya di twitter atau bahkan unggah video di youtube. Terimakasih kepada mobile internet yang semakin mewabah.  Melalui akun @TMCPoldaMetro misalnya, para warga bisa me-mention aparat jika ada suatu kecelakaan, kondisi macet dll, dilengkapi twitpic. Sharing dalam suatu komunitas lewat artikel yang di-generate oleh anggota seperti komunitas Ngawur juga sangat menarik dan melatih menulis. Atau aggregator semacam Blogger Nusantara juga mampu menyatukan berbagai blogger dari penjuru nusantara. Contoh kasus lain tentang dinamika kota bogor yang dituangkan melalui blog bogorwatch.  Keluhan, aspirasi dan tulisan dari sudut pandang warga biasa mendapat media untuk disebarluaskan ke lebih banyak kalangan.
  5. Sosial. Makin maraknya perangkat handheld pintar membawa internet makin dekat dan dalam genggaman tangan. Isu aktual pun makin mudah disebarkan melalui berbagai media sosial. Internet memiliki potensi untuk lebih meningkatkan kesadaran sosial. Masih lekat dalam benak kita tentang koin untuk prita atau coin a chance yang menghimpun dana dari uang receh netizen. Lebih baru lagi adalah sedekah rombongan yang dinisiasi @saptuari dari Yogyakarta yang mampu mengumpulkan dana milyaran dari para pembaca blog dan folower di twitter untuk membantu penderita sakit yang kekurangan biaya.
  6. Consumer Empowerment. Melalui media sosial konsumen kini tidak bisa dianggap remeh. Bila tidak puas dan merasa dikecewakan, seseorang kini bisa memblow up dan menyebarkan secara viral kekecewaannya. Tidak hanya terhadap produk barang, tapi juga jasa ataupun layanan publik dan pemerintah. Salah satu yang sudah aware dengan perubahan ini adalah PT Kereta Api dengan akun twitternya @KAI121.
  7. Security. Kalau boleh berimajinasi lebih jauh, mungkin twitter bisa dimanfaatkan untuk memetakan suatu kondisi rawan berdasar lokasi tweeps. Twit yang berisi informasi misal tentang pencurian kendaraan bermotor bisa diintegrasikan ke pemetaan visual berdasar lokasi twit sehingga didapat peta visual daerah rawan. Atau twit tentang cuaca bisa digunakan untuk membantu keamanan mobilitas.
  8. Profesi-profesi Baru. Riuh rendahnya twitter membuka peluang bagi pekerjaan-pekerjaan baru yang tak ada sebelumnya. Mereka adalah buzzer bagi suatu produk, socmed admin suatu brand ataupun public figure. Tentunya positif bagi para pencari kerja.

Manfaat-manfaat di atas tentu akan maksimal jika didukung oleh infrastruktur internet yang baik. Sayangnya di Indonesia masih cukup tertinggal dari Negara lain. Sesuai data speedtest, Indonesia masih di peringkat 138 dunia untuk speed Internet. Pemuncaknya adalah Korea Selatan dengan 21,7 Mbps. Bandingkan dengan di Indonesia yang baru sekitar 1,21 Mbps. Keterbatasan yang ada tentu tidak membuat kita surut untuk melakukan berbagai hal positif melalui media sosial. Tidak hanya mengumbar kegalauan dan keluhan saja di status twitter atau Facebook!

referensi : diolah dari berbagai sumber

disclaimer :
Penulis hanya menampilkan data di atas sebagai ilustrasi untuk menggambarkan kondisi internet di Indonesia, mungkin sebagian sudah tidak up to date.

Suatu malam di sebuah kos-kosan karyawan di Jakarta… (lebih…)

Produk dari Yamaha

Fitur-fitur khususnya :

Low Friction Technology, DiAsil Cylinder dan Forged Piston, Fuel Pump dan YMJET-FI (Yamaha Mixture JET-Fuel Injection).

Cam Shaft (Ditambahkan Bearing khusus) dan Cranksaft Assy sehingga putarannya lebih lembut dan effect panasnya sangat rendah.

DiAsil Cylinder dan Forged Piston memberikan manfaat kompresinya tinggi dan piston clearance stabil. Kompresi tinggi dapat dijelaskan dari material DiAsil Cylinder yang tidak full besi tapi dicampur dengan silikon sehingga saat terjadi tekanan atau kompresi, dinding DiAsil Cylinder jadi lebih dinamik (dindingnya fleksibel).

Kestabilan piston clearance dikarenakan jarak antara Forged Piston dan dinding DiAsil Cylinder terjaga. Karena itu, jadi tidak akan terjadi kerusakan pada dinding DiAsil Cylinder dan Forged Piston.

Fuel Injectionnya mampu membuat konsumsi bahan bakar lebih efisien dan hemat sampai 30%.

Masih ada pula ECU (Electronic Control Unit) yang bekerja sangat cerdas. Sistem ini secara akurat akan menerima berbagai informasi penting dari sensor yang tertanam pada beberapa bagian penting mesin.

Sebut saja, sensor TPS (Throttle Position Sensor), IATS (Intake Air Sensor), IAPS (Intake Air Pressure sensor), ISC (Idle Speed Sensor), O2 sensor, serta Crank Angle Sensor. Kesemua sensor itu merespon dan memberi instruksi secara cepat dan akurat kepada injektor mesin agar menyuplai bahan bakar sesuai kebutuhan, sehingga tetap irit walau bertenaga penuh.

Rahasia di balik konsumsi bahan bakar yang irit pada teknologi YMJET-FI, ini terletak pada posisi injektor yang mengarah langsung ke ruang bakar. Kondisi teknis ini membuat aliran tidak tersumbat.

YMJET-FI juga disematkan sistem Air Assist Passage (jalur udara khusus pada sistem YMJET-FI). Sistem ini bekerja mengarahkan suplai udara secara cepat dan menciptakan efek turbulensi yang membuat campuran bahan bakar dan udara menjadi mudah dibakar di dalam ruang bakar.

skema YMJet FI dari Yamaha

Add Image Yamaha Writing Competition

yamaha

Malam itu sekira jam 20.00 di angkringan Joe, tidak terlalu ramai.

Bento (B) dan Gundono (G) sedang minum teh jahe sembari ngobrol ringan.

 

G : Ben, gimana kabarmu? Lama kita ga ngobrol-ngobrol di angkringan ya.
B : Sehat Alhamdulillah. Iya ya, sudah berkeluarga. Istri di rumah suka protes kalau aku keluar malam. Eh iPad itu Gun?
G : He iya nih lagi browsing-browsing aja. Enakan sambil ngangkring daripada di kafe.
B : Haha. Lagi buka apa?
G : Ini lagi buka perbandingan penetrasi internet antar Negara…
B : Hmm, coba lihat … wah Negara kita masih kalah jauh ya…

http://www.google.co.id/publicdata

G : Memang secara persentase penduduk masih paling bawah. Tapi secara jumlah pengguna internet di Negara kita cukup besar… masih di atas Thailand dan Malaysia.
B : BTW menurutmu sepenting apa sih Gun internet untuk Negara kita?
G : sangat penting…misalnya … (lebih…)

Iseng posting. Berikut ini nama toko yang harganya relatif murah di Mal Mangga Dua (urut dari yang paling murah) :
1. Vira Jaya Computer
2. Toko PCI
3. Quantum

Quantum ini cukup ramai dan dikenal. Terletak di lantai 5 atau lantai teratas, toko ini menawarkan list harga dan simulasi spek PC rakitan secara online.
Namun ketika saya belanja hard disk eksternal Seagate 2.5″ Expansion USB 3.0 harganya lebih mahal Rp 7000 dari Toko PCI.

sebagai referensi (mei 29, 2012):

HDD external Seagate 2.5″ expansion USB 3.0 500GB

Virajaya : 730.000

PCI : 755.000

Quantum : 762.000
Sekian tips belanja dari saya…Hehe. Semoga bermanfaat

Laman Berikutnya »