JABOTABEK


Sudah cukup lama sebenarnya ingin mencairkan dana jamsostek selama bekerja di swasta, karena sudah memenuhi syarat 5 tahun sejak awal keanggotaan, apalagi diterima sebagai CPNS. Namun karena belum ada waktu maka selalu tertunda.

Karena kecelakaan, sempat tidak masuk kantor lama sehingga meluangkan waktu ke Jamsostek (kini BPJS Ketenagakerjaan) Bogor. Lokasinya di Jl Pemuda 8A Bogor 16161, di dekat Jambu Dua.  Sewaktu ke sana mendapatkan info persyaratan sbb :

1. Kartu jamsostek
2. KTP
3. Kartu Keluarga
4. Paklaring
5. SK CPNS
6. Surat domisili
7. Buku tabungan
Siapkan asli dan copy 1 lembar

Sebelumnya memang sudah browsing sehingga sudah melengkapi dokumen di atas. Sampai di kantor bpjs, prosedurnya sebagai seperti ini ;

1. Ke basement, ketemu bapak security untuk meminta formulir isian pencairan

isian selain data diri, juga tentang perusahaan dan gaji terakhir. Lengkapi juga dengan nomor telp yang bisa dihubungi.

2. Susunlah dokumen asli dan fotokopian

3. Petugas security akan memeriksa kelengkapan, kemudian mempersilakan  memasukkan map ke dropbox

4. Petugas akan memverifikasi dokumen

Sayang waktu itu paklaring saya kurang dari perusahaan terakhir sehingga tidak diperbolehkan lanjut ke proses selanjutnya. Akhirnya pulang dengan sedikit kecewa.

Kemudian berusaha menghubungi perusahaan terakhir, namun berbulan-bulan belum ada progress. Akhirnya berusaha mencari jalan lain, mencoba mencairkan dana jamsostek di kantor cabang lain. Karena kantor di Serpong, saya mencari kantor terdekat.

Tanya-tanya teman, paklaring bisa diganti surat kehilangan dari kantor polisi, namun lagi-lagi karena tidak sempat maka belum ke polisi. Info juga untuk beda daerah musti melampirkan surat domisili dari RT/RW. Saya juga menghubungi call center bpjs ketenagakerjaan dan dapat informasi kalau untuk cpns cukup membawa SK.

Setelah minta surat domisili, saya pun ke kantor bpjs di serpong sayang kantornya sudah pindah agak jauh, sekarang di Gading Serpong. Naik angkot ke sana, sampai jam 8.30 ternyata sudah banyak orang tapi belum buka. Sudah banyak orang menunggu sambil kepanasan di halaman kantor. Wah kok tidak dibuka saja ya?Bisa sampai sore ini pikir saya.

Setelah menunggu tidak terlalu lama, ternyata nama saya dipanggil. Akhirnya masuk ke kantor baru yang ber-AC, alhamdulillah sejuk. Setelah dipanggil CS, saya taruh map dokumen di dropbox kemudian menunggu loket selanjutnya untuk konfirmasi.

Akhirnya dipanggil juga nama saya. Mbak CS nya menanyakan paklaring. Syukurlah sudah sempat telpon call center sehingga ada jawaban. “Menurut call center cukup bawa SK CPNS mbak,” begitu saya berkilah. Mbak CS kemudian masuk ke dalam untuk konsultasi sepertinya. Setelah keluar, “Kami akan mentransfer awal April Pak”. Alhamdulillah cless lega rasanya.

Demikianlah proses pencairan dana jamsostek semoga bermanfaat bagi anda yang membutuhkan.

 

 

Sudah hampir 1 tahun. Merenungkan apa yg sdh terjadi…

read

Mulai membacai ayat-ayat kehidupan

Bahwa keinginan dan kenyataan  kadang tak sejalan

Sudahi saja keluh kesah tak membangun itu

Jadikan semua pelajaran menuju kedewasaan

image

Got an opportunity to watch Java Jazz this year…(even though I don’t know anything about jazz) hah!

(lebih…)

image

Pernah nonton dorama/baca manga Densha Otoko?  Ceritanya tentang laki-laki penumpang kereta commuter (densha) yang seorang otaku yang kikuk dan grogi terhadap lawan jenis.
Suatu hari karena insiden yang melibatkan pria pemabuk Ia bisa mendapat no telepon dengan seorang gadis cantik.
Dasar ia seorang otaku…gugup ga berani nelpon malah curhat ke forum chatting. Temen2 maya nya berusaha menyemangati.Kisah selanjutnya tentang perjuangan mendapatkan hati si gadis cukup lucu untuk diikuti…
Btw bukan itu yang mau dibahas di sini, tapi kondisi saya sekarang yang mau ga mau jadi seorang densha otoko. Lokasi kantor yang di area thamrin membuat saya wira-wiri dengan KRL commuterline.
Seakan menyambung kebiasaan ketika nengokin istri di Jepang yang kemana-mana naik kereta.
Yah inilah saya sekarang “Densha Otoko”…

image

(Sta.Sudirman di malam hari)

image

Ayo dipilih…dan dibeli
Bisnis baru Beny & Kunto

Saya memilih…supaya berhak ngomel & mengeluh jika kondisi nanti tidak bagus..

Semoga saja amanah…

image

Hampir setahun ini saya melepas ktp Jawa Tengah dan berganti Jawa Barat, dan ini pemilihan kepala daerah pertama di tempat yang baru.

Laman Berikutnya »