My Life


40.075 km!

Apakah Magelhans pernah memikirkan jarak sejauh itu ketika mengangkat sauhnya untuk memulai pelayaran bersejarah ke Asia. Pelayaran yang tak lazim, mencoba mencapai Asia tapi dengan memutar arah ke barat. Ia berkeyakinan walau arah berlawanan, ia akan sampai jua di Asia. Berarti dia sudah mengakui kalau bumi bulat!

Kembali lagi ke jarak keliling bumi, seperti juga saya yang terpaut jarak 1519-2010 th ketika membeli motor Yamaha V-ixion pada 2010. Dan kini, selang 7 tahun odometernya telah mencapai 50.000km-jarak mengelilingi bumi 1 putaran, bahkan lebih 10.000km. Meskipun perjalanan saya di situ-situ saja di area Jabotabek, paling jauh ke arah Sukabumi. Si vixi hitam yang saya namai Nocturno 2.0 telah banyak menemani di saat suka dan duka.

Menemani ke kantor, mengantar survey rumah dan bahkan pernah kecelakaan.

Namun dengan segala kenangan, saya putuskan mesti berpisah dengan nocturno 2.0 karena kebutuhan untuk pindah tempat baru. Beberapa keistimewaan motor ini:
1. Motor pertama dibeli dengan uang sendiri
2. Motor ini adalah salah satu project ketika di YIMM
3. Dengan demikian saya pernah merakit sendiri tipe motor ini, jadi tahu luar dalamnya dan P/J ini juga mengantarkan ke Iwata
4. Termasuk motor istimewa Yamaha karena Giant Killer Honda

V-ixion yang saya miliki ini termasuk generasi kedua, dengan ciri yang paling mencolok adalah lampu paruh gelatik yang tak lazim di masanya. Beberapa ubahan dari generasi sebelumnya:
– lampu utama yang sudah disebutkan tadi
– upgrade fuel pump untuk menghindari problem E/G mati di seri sebelumnya

Iklan

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Figure 1. Intan Pradina’s work for ICAD 2017

Oops…sudah tanggal 27 Oktober! Artinya hari blogger lagi… Wuah cepat sekali satu tahun berlalu, padahal peringatan blogger setahun lalu baru sempat (dan minat) posting 4 tulisan. Itupun bukan tulisan panjang, hanya catatan yang dipindah ke blog :D.

Anyway sahabat blogger ternyata masih pada inget dan memperingati dengan post di sosmed. Ada kunto dan Sadat.

Berikut ini postingan dari kunto klik disini

Sepertinya sudah mulai kehilangan kemampuan dan kesabaran menulis panjang. Baiklah sekedar memperingati perayaan blogger dengan posting pendek ini. Hari blogger tahun ini adalah masa peralihan, mulai aktivitas dan lokasi nantinya. Saya tutup dengan harapan semoga nanti bisa posting lagi dengan cerita-cerita dari seberang. Aamiin.

Figure 2. Desktop after I left for awhile

Salam,

admin

Referensi:

  1. https://blogkun.wordpress.com/
  2. http://kliksadat.blogspot.co.id/

 

Kalimat tersebut adalah plesetan dari komunitas blogger menanggapi pernyataan seorang ‘pakar’ telematika KRMT RS yang menyebut kegiatan blogging adalah tren yang bersifat sesaat saja. Bantahan itu terjadi dahulu ketika blogging sedang hype dan ramai-ramainya. Ironisnya kini, sekitar satu dekade berikutnya, pernyataan itu terbukti. Makin sedikit blogger yang masih aktif posting dan menulis. Entah karena kesibukan atau karena makin banyaknya pilihan platform social media untuk berekspresi. Tanggal 27 Oktober kemarin adalah hari blogger, momen yang membuat beberapa orang menengok kembali blog mereka. Salah satunya blogkun, sobat saya sejak kuliah yang postingannya mengusik saya untuk menulis posting ini. (lebih…)

Coming soon,

Kisah ayahanda Ferdy Hasan selamat dari peristiwa bom atom. Dituturkan langsung sewaktu mengunjungi beliau di kediamannya, kawasan Bogor.

P1170256 (lebih…)

You’ll never knew what might hit you.  In the end… all you can do is just surrender to HIS plan…
It was wednesday evening like any other day. I was riding my motorcycle back home from Bojong after took a commuter bus from Serpong. Weather was fine, no cloud or rain. I was riding at normal speed. It was already nearby my house. I was happy… soon will have a weekend.

But, suddenly in front of me a high speed bike showed up. He was overtaken my riding lane. Oh God i think we will have a collision, I thought.

Then it happened…I heard loud noise…suddenly I i slipped on the asphalt. I heard a screech… It must be my bike sliding.
I was sliding, i can feel my helmet was on the ground…my backpack was covering my back. I was still conscious… i was thinking…what did I bring inside my backpack, do I have laptop? Thank God I didnt bring my wife’s Mac.
Kinda weird, during the fatal crash i am still thinking about laptop.
image

Kadang untuk menjadi Juara kita tidak perlu jadi nomor satu. (Matteo – MotoGP)

Laman Berikutnya »